KATAKAMI KATAKAMI

Juni 9, 2009

Inilah Sebagian Dari Ribuan SMS Kiriman Gories Mere Sejak Tahun 2006-2009 Yang Memang Mengemis-Ngemis Perhatian & Meminta Pertolongan

Filed under: news,perselingkuhan gories mere — katakamikatakami @ 7:03 pm
TULISAN UTAMA DI WWW.KATAKAMI.COM

Jakarta 9 Mei 2009 (KATAKAMI) Kami muat sebagian dari RIBUAN SMS yang diterima Pemimpin Redaksi KATAKAMI Mega Simarmata dari Komisaris Jenderal GORIES MERE dari periode 2006-2009 (Bagian Pertama).

Sekedar untuk memberikan peringatan bahwa kami tidak akan segan-segan membuka semua dokumentasi data dan rahasia, jika patut dapat diduga Sdr GORIES MERE melakukan teror dan intimidasi secara sangat berlebihan karena ingin agar kami menutupi berbagai dugaan pelanggaran hukumnya.

Terutama dugaan pelanggaran hukum yang patut dapat diduga menjadi beking bandar & mafia narkoba Liem Piek Kiong alias MONAS, serta patut dapat diduga terlibat sepenuhnya sebagai makelar pembunuhan NZ. Jangan korbankan Kombes Wiliardi Wizard. Dan jangan memutar-balikkan fakta. Kami hanya ingin bahwa yang benar dikatakan benar, dan yang salah dikatakan salah.

Gories, janganlah menjadi serigala berbulu domba. Berdamailah dengan diri sendiri dan kasihani diri anda sebab sangatlah hina bila ada seorang manusia yang mengemis-ngemis perhatian serta menghalalkan segala cara agar perhatian itu WAJIB diterima oleh orang yang tak sudi menerima perhatian yang sangat menyimpang dan sangat menjijikkan.

Mega Simarmata, Editor In Chief Of KATAKAMI.COM

Tidak, kami tidak mau dipaksa untuk menutupi kebenaran.

Selamat membaca sebagian kecil dari SMS-SMS yang memang mengemis-ngemis perhatian dan permintaan tolong.

Dan ketika KATAKAMI konsisten untuk tetap menyuarakan dan memihak pada KEBENARAN, patut dapat diduga Perwira Tinggi yang sudah 3 tahun mengemis-ngemis perhatian ini kesetanan melakukan teror, intimidasi, tekanan dan pengrusakan terhadap SITUS KATAKAMI. Kasihan, serangannya beda-beda tipis bak serangan hewan buas yang kelaparan.

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (17 Januari 2007, Pada Pukul 15.46.05)
Just arrive in DC, NON

(Gories Mere berada di Washington DC untuk mendampingi KAPOLRI Jenderal Sutanto yang melakukan kunjungan kerja ke AS, guna meminta akses pemeriksaan terhadap HAMBALI, teroris yang ditahan di Guantanamo Kuba).

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (18 Januari 2007, Pada Pukul 11.00.49)

Non, ini jawaban Brigjen Badrodin Haiti :

“Kapolda mana yang dihubungi Pak ? Sampai sekarang saya tdk pernah dihubungi oleh Ka BIN atau orang BIN masalah hal tsb”.

(Hal ini berkaitan dengan kabar bahwa POLRI telah meminta penambahan pasukan dari TNI untuk mengatasi situasi keamanan di POSO. Gories Mere sedang berada di Amerika Serikat, sementara di Gebang Rejo Poso berkecamuk bentrok fisik yang sangat serius antara POLRI dengan kelompok bersenjata. Atas perintah Gories Mere maka dilakukan penyerangan yang kedua kalinya di Poso tanggal 22 Januari 2007 yang mengakibatkan belasan orang sipil tak bersenjata tewas akibat tembakan POLRI. Saat itu, KOMNAS HAM turun ke lokasi bentrok tersebut dan menyimpulkan bahwa POLRI telah melakukan pelanggaram HAM).

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (22 Januari 2007, Pada Pukul 11.29.38)

Di Gebang Rejo, Poso, pagi ini, seberapa hebat dlm Negara Republik, ada berbagai jenis senjata yang ditembakkan kelompok sipil kriminal thd RAID (operasi penyerangan , Red) Aparat Penegak Hukum

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (22 Januari 2007, Pada Pukul 11.49.39)

3 Polri terluka ditembak kriminal bersenjata api yang tercerai-berai lari ke bukit, sedang dikejar terus NON

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (23 Januari 2007, Pada Pukul 08.32.34)

Eh NON mana your comment soal BOZZ MZ (Ryamizard Ryacudu, red).

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (23 Januari 2007, Pada Pukul 08.37.14)

Dia (Ryamizard Ryacudu, Red) nggak yakin ada JI (Al Jamaah Al Islamyah, red), Your Comment ?

(Sejumlah SMS dari Gories Mere memang berbunyi yang bernada mengejek Jenderal Ryamizard Ryacudu dan semua SMS yang sangat lancang serta tidak santun ini, tidak ditanggapi oleh Mega Simarmata. Sebab, Jenderal Ryamizard Ryacudu tidak pernah samasekali mengeluarkan pernyataan atau pendapat yang menyalahi aturan dalam tugas-tugasnya sebagai KEPALA STAF TNI ANGKATAN DARAT. Sedangkan Gories Mere, memiliki kecenderungan untuk mengejek dan merendahkan TNI, tetapi juga mengejek dan merendahkan INSTITUSI POLRI. Menurut pendapat kami, Gories Mere adalah perwira tinggi POLRI yang sangat tidak kredibel dan menyebarkan benih perpecahan disana sini).

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (24 Januari 2007, Pada Pukul 13.23)

Kalo nggak pedas dan santun gini, bukan NON lagi.

(SMS ini untuk menanggapi teguran dari Pemred KATAKAMI agar ybs tidak mengganggu Mega Simarmata)

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (24 Januari 2007, Pada Pukul 13.46.42)

Non, rupanya untuk mematahkan semangatmu dan membekukan hatimu, sangat sederhana caranya NON

(SMS ini untuk menanggapi teguran dari Pemred KATAKAMI agar ybs tidak mengganggu Mega Simarmata)

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (24 Januari 2007, Pada Pukul 18.33.29)

Mission Oriented ! (SMS untuk Pemberi Semangat untuk Si Pedas dan Pemberani, NON MS.

(SMS ini untuk menanggapi teguran dari Pemred KATAKAMI agar ybs tidak mengganggu Mega Simarmata)

Dari nomor telepon 0811.99.5.999 (28 Januari 2007, Pukul 00.46.10)

Non, kalau misalnya ada yang menyakiti kamu, apakah itu TB 1 (KAPOLRI), P5 (Panglima TNI) atau siapa saja, apalagi si ST (Suryo Tan, red) BABI CACING CAWUK, segera tumpahkan dan curhatkan pada GM, yach. Pokoknya GM siap jadi consultant MS, Ok NON ?

Dari nomor telepon 0811.99.5.999 (29 Januari 2007, Pada Pukul 00.35.52)

I just wake up ‘coz KORINTUS. Kamu itu memang HEBAT meledak-ledak tapi juga penuh KASIH. Saya ingat diri saya tempo dulu. He he. Tapi skr JUGA masih kambuhan sekali2 kalo lagi “battle in d field” (barangkali karena saya born in Green Daugther Hosp, Medan).

Dari nomor telepon 0811.99.5.999 (3 Februari 2007, Pada Pukul 17.41)

Kesulitan hub HP nggak bisa tembus Non Jagoanku dari tadi malam

(Ybs ingin bertemu untuk mengantarkan OLEH-OLEH yang diklaim-nya dibawa dari AMERIKA SERIKAT berupa 7 buah botol PARFUM, tetapi beberapa hari kemudian ada 2 orang JURNALIS di Istana Kepresidenan yang memang memiliki panca indera ke-6 memberitahu Pemred KATAKAMI bahwa tampaknya parfum itu semua ada “isinya” dan tidak baik jika digunakan karena patut dapat diduga terindikasi ada interes pribadi yang menyesatkan dari Ybs ini. Pada periode ini, Gories Mere mengirimkan hadiah HP Nokia 9300 dan keesokan harinya dikembalikan oleh Mega Simarmata karena patut dapat diduga HP tersebut dipasangi alat penyadap. Lalu pada periode ini juga, Gories Mere mengirimkan uang Rp. 2 juta kepada rekening pengusaha mutiara di Lombok NTB untuk mengirimkan sejumlah perhiasan MUTIARA kepada Mega Simarmata).

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (19 Februari 2007, Pada Pukul 01.37.23)

Hey, NON Jagoanku, kami lagi on mission, saya baru keluar dari “our kitchen” sejak kemarin dan sat ini sudah masuk Jakarta. Besok monitor DPR, Selasa masuk lagi ke “our kitchen”. Kalo ada yang bagus, NON yang pertama saya contact yach.

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (14 Mei 2007, Pada Pukul 12.39.37)

Orang-orang benci kepada saya karena :1. Saya pengikut YESUS

2. Saya tampil beda dengan rekan-rekan saya lainnya (ketika semua sudah berbudaya ala birokrat Indonesia yang berpikir mana bagianku, mana korupsi yang kubawa pulang, saya berbudaya yang berpikir dan berbuat apa yang bisa disumbangkan utk orang banyak, rakyat / bangsa & negara)

Dari nomor telepon 0811.99.5999 (8 Mei 2007, Pada Pukul 21.57.54)

I’m still in Madrid Non, Praying, Praying, Praying.

(Sms ini untuk meminta pertolongan terus melalui kemampuan dan karunia doa yang dimiliki Pemred KATAKAMI Mega Simarmata sesuai dengan ajaran agama Katolik. Dan saat berada di Spanyol inilah, GORIES MERE mengadakan pertemuan gelap atau rahasia dengan Pengusaha yang menyediakan alat penyadap dari ISRAEL yang mengeluh banyaknya upeti yang setoran yang harus dikeluarkan jika hendak melakukan investasi ke Indonesia. Tetapi semua ini hanya keterangan sepihak dari GORIES MERE. Pertanyaannya adalah mengapa ia mengadakan pertemuan gelap atau rahasia di luar negeri dengan Pengusaha alat penyadap ?

Dari nomor telepon 0816.999999 (9 Juni 2007, Pada Pukul 14.15.47)

Di Hutan Pantai Selatan Wilayah Gombong, Non.

Dari nomor telepon 0816.999999 (nomor ini atas nama TOMMY WINATA yang digunakan sejak bertahun-tahun lalu oleh GORIES MERE, 13 Juni 2007, Pada Pukul 01.06.28)

We got him. Thank you so much NON, for everything that has been happened & already done.

(Mengucapkan terimakasih karena kemampuan dan karunia doa dari Pemred KATAKAMI Mega Simarmata telah mampu untuk membantu mempercepat penangkapan terhadap teroris)

Dari nomor telepon 0816.999999 (17 Juni 2007, Pada Pukul 08.26.22)

Belum Misa, NON ? Sangat confidential, Only For NON. Ada yang sedang diambil dan sedang dikorek-korek karena masih kunci mulut. Pakai DOA-nya NON lagi, dong …

(Meminta pertolongan lagi dari Pemred KATAKAMI Mega Simarmata yang memang memiliki panca indera ke-6 dan karunia sebagai seorang pendoa).

Dari nomor telepon 0816.999999 (20 Juni 2007, Pada Pukul 23.07.40)

NON, orang-orang nggak tahu yang dibawah permukaan :- ABD (Abu Dujana, Red) bukan Ratu Kecantikan Dunia, Miss World yang untuk touching him dengan big KISSING yang mesra di bibir. Hehehe.- ABD : Military Wing Comannder yang dari analisa IT diketahui- 1. Dalam operasinya ABD selalu membawa senjata api (NORINKHO)- 2. ABD gerakkan Askhary-nya dan kirimkan bahan peledak & persenjataan ke POSO- 3. ABD sdh putuskan utk membalas & menyerang Polri / Satgas Bom yang toghut (setan besar).- ABD sudah perintahkan bawahannya mencari rumah baru untuk pelarian & memindahkan sekolah anak-anaknya. ABD baru 2 hari balik ke rumah dalam rangka segera akan pindah / menghilang.- Kita sudah rencanakan penyerbuan ke rumahnya sore tgl 9 Juni tetapi ketika Petugas kami observasi terakhir lewat jalan belakang sebelum RAID, kaget berpapasan dengan ABD face to face & langsung spontan menyergap sendirian (satu lawan satu).

– Sebenarnya Petugas kami akan melumpuhkan dgn menembak KEPALA ABD. Tapi Ybs berkelit. Menundukkan kepala & pahanya NUNGGING ke ATAS sampai tertembus peluru. Hehehe. Untung dia !

Dari nomor telepon 0816.999999 (29 Juni 2007, Pukul 03.24.36)

Thank you So Much, NON !
We got another target (Still analizing the IT very seriously for hunting in the field). NON, Please always praying …

(SMS ini mengabarkan kembali bahwa target selanjutnya dari Densus 88 Anti Teror telah didapatkan, dan terus meminta pertolongan karunia dan kemampuan Mega Simarmata sebagai seorang pendoa agar lebih membukakan dan memudahkan jalan menangani serta menangkapi kalangan teroris)

Dari nomor telepon 0816.999999 (25 Juni 2007 Pukul 14.03.00)

Im otw to KL transit Cengkareng non. I will send something this afternoon. Could you received it, Please NON ?

(GORIES MERE berusaha memberikan uang suap Rp. 10 juta agar Pemred KATAKAMI bersedia untuk terus mendukungnya tetapi uang tersebut ditolak alias tidak diterima.

Dari nomor telepon 0816.999999 (22 Juni 2007 Pukul 21.40WIB)

Tolong Ben, sekarang juga bahan tadi dikirim melalui fax.

(GORIES MERE mem-forward SMS yang dikirimkannya kepada KOMBES BENNY MAMOTO yang berisi bahan penting karena GORIES MERE meminta pertolongan dengan sangat memelas agar Pemred KATAKAMI Mega Simarmata menolong DENSUS 88 yang terpojok)

Dari nomor telepon 0816.999999 (26 Juni 2007 Pukul 11.13.39 WIB

Semua jurnalist asing beri comment kalo mereka sangat suka cara SD menjawab yg sagat tangkas & smart, tdk kaya PEJABAT INDONESIA yg suka kamuflase & jawaban berpura-purat api tak ada isinya. San
thi saja yg sdh terbiasa sama jawaban klasik HUMAS government yg mutar2 gak ada ujungnya

Dari nomor telepon 0813.988.788.98 (AJUDAN GORIES MERE bernama SANTOS)

Mat pagi Ibu, apa kabar. Maaf ini dengan saya SANTOS, ADC Pak GM, mungkin saya bisa ketemu Ibu dimana, ini ada titipan dari Bapak untuk Ibu, Mohon petunjuk Bisa ketemu Ibu dimana. Balas. SANTOS

Dari nomor telepon 0816.999999 (29 Juni 2007 Pukul 10.39.56)

Thanks berat semua kerja teramat keras dari waktu ke waktu, NON

(Ucapan terimakasih dari GORIES MERE atas pertolongan yang diberikan Mega Simarmata membantu dan menyelamatkan Densus 88 Anti Teror yang semakin terpojok ketika itu pasca penembakan Abu Dujana di hadapan anaknya. Untuk memberi keseimbangan pemberitaan, Mega Simarmata meminta pendapat, pandangan dan tulisan kolom dari Mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Adhie Massardi dan sebagainya. Dan dimuat di halaman khusus yang dibayar berdasarkan tarif iklan advetorial berbagai surat kabar sehingga menghabiskan dana hampir Rp. 20 Juta)

Dari nomor telepon 0816.999999 (27 Juni 2007 Pukul 23.10.20)

Barusan saya diinfokan bahwa malam ini RAHMA SARITA dalam acara Metro Realitas barusan membuat kalimat kesimpulan sbb : “Jangan sampai perang melawan teroris justru mengorbankan anak bangsa”. Terus, bagaimana kalau tampilan2 media yang mendukung teroris penuh fitnah kepada kebenaran seperti ini harus dipercaya, NON ?

Dari nomor telepon 0816.999999 (23 April 2008 Pukul 11.11.25)

Beberapa waktu belakangan ini saya sering diluar. Skr sdg di Spore. Benar kedua JI itu termasuk sangat penting dan berarti untuk ungkap jaringan JI. Abu Husna bagian pendidikan rekruit doctrine radical JI dan Dr Agus Ketua Mantiqi Poso.

Iklan

Kisah Mistik Oknum Polwan VIVICK TJANGKUNG Yang Berkelana Ke Paranornal Untuk Berklenik Mengurus Kekasih Gelapnya "GORIES MERE" Agar Naik Pangkat

Filed under: katakami,news,perselingkuhan gories mere — katakamikatakami @ 6:53 pm
TULISAN UTAMA DI WWW.KATAKAMI.COM


DOMUMENTASI KATAKAMI (Des 2008)

JAKARTA DESEMBER 2008 (KATAKAMI) Bukan sulap sembarang sulap. Ini memang fakta yang terjadi sebenarnya. Kalau didepan media massa, ada Pejabat Negara yang hobi memamerkan perilaku yang “sok santun” tetapi ternyata dibelakang layar sangat klenik !

Baru-baru ini, seorang Pejabat Negara mengutus “sang isteri” untuk mendatangi seorang Paranormal untuk menjatuhkan sesama Pejabat Negara. Bahkan ke Paranormal yang sama, seorang Polwan datang untuk mengurus hubungannya dengan seseorang yang diduga sebagai kekasih gelapnya. Pasalnya, sang Polwan merasa sejak setahun terakhir sudah tidak dibiayai lagi.

Dibandingkan isteri sang Pejabat Negara, sebenarnya yang lebih dulu datang bertamu ke rumah sang Paranormal itu seorang Polwan. Rumah Sang Paranormal itu di daerah ujung Cinere Jakarta Selatan (lokasi tepatnya, tidak bisa kami sebutkan).

Menggunakan rok, sang Polwan ditemani seorang temannya.

Sebutlah nama Paranormal itu “Matahari” (kami mohon maaf, berdasarkan kesepakatan, inisial nama, nama lengkap, lokasi kediaman dan jenis kelamin Paranormal tidak akan kami muat disini).

Matahari menerima kedua orang tamunya awal Oktober lalu. Sang Polwan membawa foto seorang Perwira Tinggi. Yang pertama dibicarakan adalah soal macetnya pembiayaan dari Perwira Tinggi kepada Sang Polwan.

“Saya ini saudaranya, isteri Bapak ini selingkuh, jadi saya yang mengurus” begitu kata Si Paranormal meniru kata-kata si Polwan yang kuat merokoknya.

Paranormal ini tahu bahwa si Polwan itu menipu.

Sebab, Paranormal itu tahu siapa gerangan Perwira Tinggi yang ada didalam foto, yang dibawa oleh Sang Polwan. Perwira Tinggi itu dikenal sebagai oknum yang sangat tidak terkendali kecenderungannya untuk menyadap secara liar dan ilegal.

“Saya ini sudah belasan tahun dibiayai hidupnya oleh Bapak ini, tetapi sejak setahun terakhir berkurang. Apa ada perempuan lain ? Coba dilihat ! Lalu soal pekerjaan Bapak ini, baru-baru ini gagal jadi Kapolri. Ya, karena Bapak ini berani orangnya. Tapi tolong dibantu biar bisa menjadi … (menyebutkan sebuah jabatan)” lanjut si Polwan.

Foto tersebut ditinggalkan di rumah si Paranormal dengan perjanjian akan kembali lagi untuk mendapatkan hasil “jejampian” yang tokcer.

Sang Polwan tidak mengetahui bahwa foto itu langsung dibakar dan Si Paranormal tidak ingin berurusan dengan Perwira Tinggi tersebut sebab sudah santer terdengar bahwa Si Perwira Tinggi dari Indonesia Timur tersebut sangat kuat penggunaan klenik yang lebih “hitam”.

Sampai dengan hari ini, Paranormal tersebut terus berusaha menghindar dan tidak mau ditemui oleh Sang Polwan tadi. Sebab, Sang Paranormal tahu betapa buruk “bisik-bisik yang berhembus mengenai Perwira Tinggi tadi. Dan Sang Paranormal itupun sudah sangat tahu bahwa antara Sang Polwan dan perwira Tinggi tersebut konon kabarnya memang ada “hubungan gelap”.

Tak disangka-sangka, Si Paranormal juga mendapatkan kunjungan dari seorang isteri Pejabat Tinggi Negara. Untuk menutupi identitasnya, isteri yang “licik” ini menggunakan kursi roda.

Kedatangan pertama adalah hari Minggu 9 November 2008, bertepatan dengan hari eksekusi ketiga terpidana mati kasus Bom Bali I, Amrozi, Imam Samudera dan Ali Ghufron. Kedatangan berikutnya adalah hari Kamis 13 November 2008. Sama dengan kedatangan pertama, kedatangan kedua juga berpura-pura menjadi orang cacat.

Isteri yang mempunyai “sakit khusus” di bagian kepala ini, menyampaikan keluhan sang suami bahwa ada sejumlah Pejabat Tinggi Negara yang selalu menghalangi dan mengganggu pekerjaan sang suami tercinta. Singkat kata, tolong ditutup, diganggu dan dijatuhkan sejumlah nama Pejabat Tinggi Negara.

Pada kedatangan yang pertama, isteri pejabat tadi menggunakan nama samaran. Di salah satu tangannya penuh dengan gelang emas. Ia meminta kepada Sang Paranormal agar cincin suaminya “dibersihkan”.

Dan betapa terkejutnya Sang Paranormal, cincin itu bertahtakan 44 butir berlian !!!

Sesama Pejabat Negara yang diduga mau dijatuhkan itu adalah beberapa Pejabat di sebuah Instansi yang terletak di kawasan Blok M. Instansi ini sempat dihebohkan oleh kasus penangkapan seorang bawahan. Kami sempat terkesima, bayangkan … beberapa hari sebelumnya, kami masih bertemu dengan Pejabat-Pejabat dari Instansi ini dalam sebuah kegiatan yang mereka adakan di Kawasan Setiabudi Jakarta Selatan.

Pejabat berikutnya, diduga yang berkantor tidak jauh dari Instansi pertama yang kami sebutkan. Diseberang Instansi yang satu ini adalah lapangan sepakbola.

Inilah hidup yang serba penuh misteri.

Tidak ada satupun Pejabat Negara yang mau dijatuhkan oleh “suami isteri klenik” ini, yang mengganggu atau menghambat pekerjaan si suami klenik.

Semuanya hanya berdasarkan arogansi yang kebablasan dari si suami yang haus popularitas dan tak sanggup menguasai dirinya saat menerima jabatan yang penuh “kekuasaan”.

Jika memang ia umat yang beragama, untuk apa ke Paranormal dan bermain klenik ?

Kalau saja masyarakat Indonesia tahu, terutama media massa secara keseluruhan, Pejabat Negara yang doyan klenik ini akan malu luar biasa. Selama setahun ini, ia berusaha mendongkrak citra lewat penanganan kasus demi kasus hukum.

Kalau saja masyarakat Indonesia tahu, terutama media massa secara keseluruhan, Pejabat Negara yang sebenarnya pernah berkantor di Instansi yang terletak di kawasan Blok M tadi, pasti akan malu karena isteri yang tidak cacat disuruh pura-pura menjadi orang cacat. Sehingga, saat mendatangi Sang Paranormal digunakanlah kursi roda.

Hebatnya lagi, sebelum sang isteri yang pura-pura cacat tadi datang, sepuluh hari sebelumnya atau sekitar akhir bulan Oktober 2008, Si Pejabat Negara yang liar berklenik tadi mengirimkan seorang dukun ilmu hitam untuk mendatangi rumah Sang Paranormal. Pura-pura membutuhkan tumpangan, sesama Orang Pintar tadi bertemu secara langsung dan akhirnya si dukun ilmu hitam diizinkan menginap.

Namanya ? Mirip nama ikan belut. Yaitu, Mbah …. (kepastiannya tidak bisa kami tuliskan disini).

Kabarnya, kedatangan itu untuk “mengamankan dan membuka jalan” bagi Sang Isteri agar aman bertemu leluasa dengan Si Paranormal. Si Pejabat Negara ketakutan jika bocor ke media massa.

Si isteri klenik ini, sempat membawa buah tangan parsel buah yang masing-masing buah diberi sepasang (dua buah). Bahkan si isteri klenik tadi, menjanjikan untuk memberi hadiah kain songket Kalimantan, sepulangnya dari kunjungan keluar negeri. Ia ingin datang kembali ke rumah Paranormal.

Tapi apa daya, KATAKAMI.COM mendapatkan bocoran mengenai semua itu secara gamblang dan tuntas. Betapa menyedihkan, jika ada umat beragama yang jatuh lebih percaya kepada kekuatan sihir dan ilmu klenik.

Informasi awal mengenai hal ini kami dapatkan dari laporan masyarakat.

Kemudian, dalam beberapa hari terakhir ini kami mengadakan investigasi mendalam dan mendapatkan hasil seperti ini. Sayang, cincin bertahtakan 44 butir berlian tadi sudah terlanjur dikembalikan kepada Si Pejabat Tinggi itu. Kalau tidak, kami sudah bermaksud untuk memotret cincin itu dan memasang gambarnya di layar KATAKAMI.COM.

Sang Paranormal sangat terkejut luar biasa ketika diberitahu oleh KATAKAMI.COM bahwa beberapa nama yang disebutkan isteri Pejabat Tinggi tadi, adalah Pejabat-Pejabat penting yang samasekali tidak bersalah kepada Pejabat klenik tersebut.

Berdasarkan panggilan moral untuk ikut berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara, kami membujuk Si Paranormal untuk mencabut dan memulihkan kembali semua “karya” dirinya selama sebulan ini kepada sejumlah Pejabat Tinggi negara.

Kebetulan, kami mengenal baik setiap nama yang dijadikan target sasaran. Terbayang wajah-wajah Para Pejabat Tinggi Negara itu, mereka sudah begitu tulus, iklas dan sangat berdedikasi untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

Semua orang tidak akan ada yang menyangka, kelakuan dari suami isteri klenik yang munafik ini. Bayangkan, beberapa orang yang mau dijatuhkan itu adalah “Orang Nomor Satu” di Jajaran mereka. Mohon maaf, untuk detailnya kami tidak bisa memuatnya disini.

Paranormal itu langsung bersedia untuk memulihkan segala sesuatu yang sempat ia buat agar menjadi “kusut dan tertutup”. Yang lebih mengejutkan, bukan cuma satu Paranormal, tetapi masih ada sederet Paranormal lain yang patut diduga dikerahkan oleh pasangan suami isteri klenik tadi untuk dijatuhkan.

Mengapa begitu sulit untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada sesama Pejabat Tinggi Negara ? Mengapa sangat tak percaya kepada kekuatan Ilahi yang sangat murni dan agung nilainya ?

Dan menutup tulisan ini, pasangan suami isteri klenik tadi, mencantumkan juga dua orang wartawati yang masuk jadi target sasaran mereka. Biarlah cuma kami yang mengetahui kedua identitas wartawati tadi.

Kami pun sadar, betapa besar resiko mengungkapkan fakta dan hasil temuan investigasi kami. Seperti biasa, tindakan pengrusakan terhadap jaringan internet media kami, serta penyadapan liar berupa pencurian SMS-SMS akan semakin gencar dilakukan.

Que sera sera, What ever will be will be.

Biarlah terjadi, apa yang memang harus terjadi. Sebab kami, media yang memang menjunjung tinggi pentingnya faktor kepercayaan dari para PEMBACA. Sehingga, kebenaran akan selalu kami kemukakan.

Kami mempercayai kebenaran dari kalimat bijak ini, “Kebenaran ibarat air sungai yang mengalir, ia akan tetap mengalir walaupun dibendung sekeras apapun”.

Oh ya, kami hampir saja lupa menginformasikan berapa jumlah uang yang diberikan isteri Pejabat Negara tadi. Luar biasa … hanya Rp. 500 ribu.

Kami katakan kepada Sang Paranormal, “Uang Limaratus ribu itu terlalu kecil nilainya, untuk maksud dan tujuan yang sejahat ini. Tolong, jangan jatuhkan para Pejabat tadi. Mereka tidak bersalah. Kasihan, kalau harus diserang dan ditekan dengan beragam ilmu yang macam-macam. Tolong, tolong, tolong”.

Syukurlah, satu Paranormal bisa “kembali ke jalan benar” dan bisa diajak berpikiran waras demi kepentingan bangsa (MS)

Blog di WordPress.com.